Kamis, 17 November 2011

Teruntuk Mujahid dan Mujahidah Da'wah

Oleh :Nisa Perindu syahid dan Ulfa Mumtazah Elrahman

Sahabatku, mujahid dan mujahidah…..
Mengapa kalian tak pernah menyerah???mengapa kalian enggan untuk lelah???
Aku yakin jawabnya adalah kalian cinta jihad!karena kalian suka berjuang!
Karena kalian senang berda’wah.....!!aku tahu sahabat, aku mengerti kawan....
Tersirat diwajahmu....terlukis diguratan-guratan menggambarkan kelelahan....
Tersimpul senyum-senyum mengetuk jiwamu........
Bersabarlah saudaraku....karena kesulitan datang, beriring kemudahan
Karena duka menyapa berganti suka...
Yakinlah Allah tak pernah lengah menghitung itu semua sebagai pemberat amal kebajikan kita disana...Diakhirat kelak,,,
Selangkah ke alam perjuangan berarti selamanya dalam kepahitan,
biarlah menangis...kecewa karena Allah, daripada mati tanpa mujahadah........
kita tak sanggup selamanya terluka, tapi ingatlah bahwa setiap tetesan darah dari luka...
dan airmata itulah ada mahar kita menuju syurga.
Bila ditanya...kenapa perjuangan itu pahit?jawabnya...karena surga itu manis....!!

Disetiap fase, slalu ada pekerja da’wah yang kelelahan..jika lelah karena mengusung kebenaran, niscaya Allah menguatkan kembali. Tapi jika mereka lelah karena tergoda dunia, maka kan banyak pekerja lain yang menggantikannya. Da’wah takkan pernah kehabisan pekerja. Ikut atau tidaknya kita, kereta da’wah terus melaju menuju syurga.

” Sesungguhnya, para pejuang takkan prnah merugi’ tiap peluhnya kan menjadi mutiara...airmatanya menjadi cahaya...lelahnya penebus dosa,gugurnya bernilai syurga...

” Bila engkau penat menempuh perjalanan panjang, menonjak dan berliku dengan perlahan ataupun berlari, berhenti dan duduklah diam, pandanglah keatas ” DIA” Sedang melukis sesuatu untuk kita, terkadang Allah menghilangkan sekejap matahari, lalu DIA Turunkan petir dan guntur, puas kita mencari dimana matahari, ternyata DIA Menghadiahkan kita pelangi ...”, begitu indah kuasaNya yang begitu dahsyat bagi hamba-hambanya yang mau mengerti dan meyakini kebesaranNya....

Ketika Kita sudah memilih untuk tetap berlari dijalan da’wah
Jangan Pernah kita Tanya kemana yang lain
Jangan bertanya kalau kita sendiri
Jangan pernah mengingat apa yang kita korbankan
Jangan berharap apa yang kita dapatkan
Karena Sesungguhnya Allah telah memilih kita untuk tetap disini
Bersama Da’wah
Ketulusan dalam da’wah merupakan suatu ni’mat terbesar bagi kita
Seiring dengan perkembangan da’wah ini
Karena suatu kecelakaan terbesar jika da’wah itu mati
Sedangkan kita masih hidup!!!

Renungkanlah wahai Mujahid dan mujahidah
Kalian adalah senjata termahal bagi umat islam...
Jangan biarkan senjata itu diambil orang yang memusuhi islam....
Selamat berjuang Sahabat-sahabat Mujahid dan mujahidah da’wah...
Pastikan selalu bahwa kita adalah mujahid dan mujahidah itu..
Yang setia dalam pergerakan da’wah ini
Yang Setiap bulirnya mengandung banyak pesan dari sang pemilik kereta da’wah
Tiap gunturnya mengundang takut dan resah
Akankah itu menjadi penghalang untuk kita tetap bertahan, jawabnya adalah ” Tidak ”
Karena kalian terpilih menikmati karuniaNya, Dan tersenyumlah...
Semoga ridhoNya..menghampiri kita semua yang inginkan jiwa-jiwa itu tetap dalam keistiqomahan menjadi bagian dalam da’wah itu sendiri..
Aamiin ya rabb..............

” Da’wah menyukai kader tangguh, yang ikhlas berjuang tanpa paksaan, yang dengan inisiatif dan kesadaran sebagai aktivis da’wah, ia berkorban demi menjadi Rahmatan Lil ’Alamiin...seleksi dalam da’wah adalah komitmen bukan kompetensi. Tidak harus jadi orang hebat untuk berda’wah. Cukup komitmen yang menjadi awalnya, agar kebaikan yang lain muncul dengan sendirinya..” ( Ustadz. Rahmat Abdullah )

” Da’wah adalah cinta, dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu,berjalan , duduk dan tidurmu...bahkan ditengah lelapmu, isi mimpimupun tentang da’wah. Tentang ummat yang kau cintai. Lagi-lagi memang seperti itu da’wah, menyedot saripati energimu, sampai tulang-belulangmu, sampai daging terakhir yang menempel ditubuh rentamu. Tubuh yang luluh lantak diseret-seret. Tubuh yang hancur dipaksa berlari???( Ustadz Rahmat Abdullah )

Musim Hujan untuk Katak

Di akar pohon jambu yang mencuat
Seekor katak melompat girang
Berkecipak genangan air dibuatnya
Ternyata... Do'anya kunjung tiba
Hujan yang dinanti turun juga

Tidak usah mengeluh dengan turunnya hujan
Allah sayang hamba-Nya
Ia membagi rizki pada makhluk sesuai kebutuhannya
Kau tidak lebih butuh cuaca cerah ketimbang katak yang sangat butuh hujan bukan?

Kamis, 10 November 2011

"Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian. Dimana Saksimu saat itu adalah juga Hakimmu di akhirat kelak." Khalifah 'Ali

Kepada Saudaraku M. Natsir

*Puisi Buya Hamka Untuk Pak Natsir*

Kepada Saudaraku M. Natsir

Meskipun bersilang keris di leher
Berkilat pedang di hadapan matamu
Namun yang benar kau sebut juga benar

Cita Muhammad biarlah lahir
Bongkar apinya sampai bertemu
Hidangkan di atas persada nusa
Jibril berdiri sebelah kananmu
Mikail berdiri sebelah kiri

Lindungan Ilahi memberimu tenaga
Suka dan duka kita hadapi
Suaramu wahai Natsir, suara kaum-mu
Kemana lagi, Natsir kemana kita lagi
Ini berjuta kawan sepaham

Hidup dan mati bersama -sama
Untuk menuntut Ridha Ilahi
Dan aku pun masukkan
Dalam daftarmu …….!

----------------------------

"Lebih banyak orang menghadapi kematian di atas tempat tidur daripada orang yang mati di atas pesawat. 
Tetapi kenapa lebih banyak orang yang takut mati ketika menaiki pesawat daripada orang yang takut menaiki tempat tidur."
# Buya Hamka.

-----------------------------

Tahan menderita kepahitan hidup sehingga penderitaan
menjadi kekayaan adalah bahagia. # Buya Hamka.

----------------------------

Kenal akan keindahan dan sanggup menyatakan keindahan itu
kepada orang lain adalah bahagia. # Buya Hamka.

-----------------------------
Sewaktu kecil anak-anak lelaki menjadi perhiasan mata
karena lucunya, karena dia tumpuan harapan, maka setelah dia
besar, dia menjadi kebanggaan karena kejayaan hidupnya. # Buya Hamka

---------------------------------

Ikhlas dan sejati akan bertemu di dalam senyuman anak
kecil,senyum yang sebenarnya senyum,senyum yang tidak
disertai apa-apa. # Buya Hamka.

--------------------------------------

Kegunaan harta tidak dimungkiri -Tetapi
ingatlah yang lebih tinggi ialah cita-cita
yang mulia. # Buya Hamka.

-----------------------------------

Adil ialah menimbang yang sama berat,
menyalahkan yang salah dan
membenarkan yang benar,
mengembalikan hak yang empunya dan
jangan berlaku zalim di atasnya. # Buya Hamka.

-------------------------------------

Berani menegakkan keadilan, walaupun
mengenai diri sendiri, adalah puncak
segala keberanian. # Buya Hamka.

------------------------------------

Yang benar tetap benar, yang salah tetap
salah. Kaya dan miskin di hadapan
keadilan adalah sama. # Buya Hamka.

--------------------------------------

Berkisar dan berpaling dari keadilan
kerana dorongan hawa nafsu hanyalah
mempersulitkan diri sendiri. # Buya Hamka.

----------------------------------------

Kata - kata yang lemah dan beradab
dapat melembutkan hati dan manusia
yang keras. # Buya Hamka.

---------------------------------------------

Hawa nafsu membawa kesesatan dan tidak berpedoman dan
akal menjadi pedoman menuju keutamaan. Hawa nafsu
menyuruh mengelamun, berangan-angan, tetapi akal
menyuruh menimbang. #Buya Hamka.

------------------------------------------

Tidak semua orang yang menolak
kebenaran itu tidak tahu bahwa yang
ditolakkanya itu benar. # Buya Hamka.

----------------------------------------

Tiga rukun yang benar dan perlu dalam
mencapai utama yaitu dengan tabiat,
dengan pengalaman dan dengan pelajaran.
Adapun musuh yang sentiasa menghalangi
manusia mencapai keutamaan yalah hawa-nafsu yang menyebabkan marah dan
dengki. # Buya Hamka.

*copas dari blog tetangge, si Miftah P. R.